Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Billfath menyelenggarakan kegiatan Yudisium Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus Yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah, pimpinan rektorat Universitas Billfath, pejabat Fakultas Agama Islam, ketua program studi, dosen, serta para mahasiswa peserta yudisium beserta keluarga.
Pada yudisium tahun ini, Fakultas Agama Islam meluluskan sebanyak 75 mahasiswa, yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan tentang kelulusan mahasiswa, dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada lulusan berprestasi. Suasana haru dan bahagia menyelimuti seluruh peserta yang hadir sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Agama Islam Universitas Billfath.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Billfath, Dr. Muhammad Sya'roni, M.S.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan yang telah memberikan dedikasi terbaik dalam mendampingi mahasiswa selama proses pendidikan.
“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh dosen dan Tendik Fakultas Agama Islam atas dedikasi, pengabdian, dan kerja kerasnya dalam mendidik serta membimbing mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada para mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada Fakultas Agama Islam Universitas Billfath sebagai tempat menimba ilmu dan membangun masa depan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dekan FAI mengingatkan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru. Menurutnya, gelar sarjana yang diperoleh harus menjadi bekal untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.
“Yudisium bukanlah garis finish dari perjalanan pendidikan. Hari ini saudara-saudara baru menyelesaikan satu fase dan akan memasuki fase berikutnya yang lebih menantang. Yudisium sejatinya adalah titik awal atau starting point untuk melangkah menuju perjalanan hidup dan pengabdian yang lebih luas,” tuturnya.
Beliau juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjadi manusia pembelajar sepanjang hayat sebagaimana pesan Rasulullah SAW:
???? ???????? ???? ???????????? ???? ??????????? ???? ???????? ????? ?????? ???????? ??????????
"Jadilah orang yang berilmu, atau orang yang belajar, atau orang yang mendengarkan ilmu, atau orang yang mencintai ilmu. Jangan menjadi golongan yang kelima, maka engkau akan binasa."
Pesan tersebut, menurut Dekan, mengandung makna penting bahwa setiap insan harus terus menjaga semangat belajar dalam kondisi apa pun dan di mana pun berada.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Muhammad Sya'roni juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan, tetapi merupakan hasil dari kerja keras, kesabaran, dan ketekunan yang dilakukan secara konsisten.
“Jangan pernah mudah putus asa. Teruslah berusaha dalam situasi apa pun yang dihadapi. Pada hakikatnya tidak ada usaha yang sia-sia. Tetaplah optimis meskipun dunia saat ini penuh ketidakpastian dan tantangan hidup semakin berat. Yakinlah bahwa hasil tidak akan pernah mengkhianati usaha. Bahkan sering kali Allah memberikan hasil yang lebih besar daripada apa yang kita usahakan,” pesannya.
Kegiatan yudisium ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh lulusan bersama pimpinan universitas, dosen, serta keluarga. Momentum ini menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan sekaligus awal perjalanan mereka untuk mengabdikan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.
Melalui yudisium ini, Fakultas Agama Islam Universitas Billfath kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, berakhlak mulia, profesional, serta siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan.

Fakultas Agama Islam | Universitas Billfath