Universitas Billfath terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Billfath resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Parallaxnet USA.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dilakukan oleh Ketua LPPM Universitas Billfath, Dr. Nur Zaini, M.S.I., bersama CEO Parallaxnet USA, Mr. Mazhar Durrani, pada Sabtu (29/08/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di sela-sela Diskusi Publik Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Jawa Timur yang digelar dalam rangka menyambut Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Billfath, Dr. Muhammad Sya'roni, M.S.I., yang menyaksikan secara langsung proses penandatanganan kerja sama. Kehadiran beliau menegaskan dukungan penuh Fakultas Agama Islam terhadap upaya internasionalisasi kampus yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kerja sama antara LPPM Universitas Billfath dan Parallaxnet USA diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga bertujuan meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui pemanfaatan teknologi digital berstandar internasional.
Ketua LPPM Universitas Billfath, Dr. Nur Zaini, M.S.I., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses kolaborasi global bagi civitas akademika Universitas Billfath. Menurutnya, perguruan tinggi Islam harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.
“Kerja sama strategis ini merupakan bentuk komitmen LPPM Universitas Billfath dalam mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada penguatan riset dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi dengan Parallaxnet USA, kami berharap sivitas akademika dapat memanfaatkan ekosistem digital global untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FAI Universitas Billfath, Dr. Muhammad Sya'roni, M.S.I., menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kemitraan internasional tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan Parallaxnet USA merupakan peluang yang sangat berharga bagi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi serta memperluas wawasan pada level global.
“Kerja sama ini merupakan peluang emas bagi dosen dan mahasiswa Universitas Billfath, khususnya di lingkungan Fakultas Agama Islam, untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi bertaraf internasional. Melalui kolaborasi ini, kami berharap lahir berbagai program inovatif yang mampu memperkuat kapasitas akademik, literasi digital, serta daya saing lulusan di era global,” ungkap Dr. Muhammad Sya'roni.
Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh para pimpinan PTNU se-Jawa Timur dan menjadi bagian dari rangkaian Diskusi Publik bertema “NU, Perguruan Tinggi, dan Tantangan Global” yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur.
Kehadiran CEO Parallaxnet USA, Mr. Mazhar Durrani, memberikan perspektif internasional dalam forum tersebut. Kerja sama yang dibangun tidak hanya berfokus pada aspek konseptual, tetapi juga diarahkan pada implementasi program-program nyata yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen melalui platform pembelajaran berbasis teknologi.
Dalam kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ke depan, kedua belah pihak berkomitmen mengembangkan berbagai program kolaboratif, antara lain riset bersama, pelatihan literasi digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi informasi.
Melalui kemitraan strategis ini, Universitas Billfath semakin menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang siap berkompetisi di tingkat global. Dengan memadukan tradisi keilmuan pesantren, nilai-nilai keislaman, serta inovasi teknologi modern, Universitas Billfath berupaya menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.

Fakultas Agama Islam | Universitas Billfath